PELATIHAN PLATFORM MONITORING PENGGUNAAN LAHAN DAN ASPEK ESG SEKTOR PERTAMBANGAN UNTUK ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL DI SULAWESI TENGAH
Auriga Nusantara telah menyelenggarakan dua pelatihan peningkatan kapasitas bagi organisasi masyarakat sipil di Sulawesi Tengah untuk memperkuat pemantauan lingkungan dan tata kelola sumber daya alam berbasis data. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas meningkatnya tekanan terhadap ruang hidup, bentang alam, dan wilayah kelola masyarakat akibat perubahan penggunaan lahan serta ekspansi aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Pelatihan pertama berfokus pada pemantauan perubahan penggunaan dan tutupan lahan melalui pemanfaatan platform Mapbiomas Indonesia. Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada cara mengakses dan menganalisis data spasial perubahan tutupan lahan secara periodik, menelusuri dinamika deforestasi dan konversi lahan, serta mengaitkan temuan data dengan konteks wilayah dan kebijakan di tingkat lokal. Pendekatan ini mendorong penggunaan data berbasis sains sebagai dasar pemantauan dan advokasi lingkungan.
Pelatihan kedua membahas pemantauan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) sektor pertambanganmelalui pemanfaatan data terbuka (Open Source Intelligence/OSINT) dan Responsible Mining Index (RMI). Peserta mempelajari cara mengumpulkan, memverifikasi, dan menganalisis informasi dari berbagai sumber terbuka untuk mengidentifikasi risiko, dampak, serta komitmen perusahaan pertambangan terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Sebanyak 19 peserta mengikuti rangkaian pelatihan ini, terdiri dari 9 perempuan dan 10 laki-laki, serta mewakili 11 organisasi masyarakat sipil (CSO) yang bekerja di Sulawesi Tengah. Melalui kegiatan ini, Auriga Nusantara berharap dapat memperkuat kapasitas masyarakat sipil lokal dalam melakukan pemantauan independen, mendorong transparansi dan akuntabilitas sektor berbasis lahan dan ekstraktif, serta mendukung pengelolaan sumber daya alam yang lebih adil dan berkelanjutan.
