PELATIHAN PLATFORM MONITORING PENGGUNAAN LAHAN DAN ASPEK ESG SEKTOR PERTAMBANGAN UNTUK ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL DI SULAWESI TENGGARA
Auriga Nusantara telah melaksanakan dua pelatihan peningkatan kapasitas bagi organisasi masyarakat sipil di Sulawesi Tenggara untuk memperkuat pemantauan lingkungan dan tata kelola sumber daya alam berbasis data. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas dinamika perubahan penggunaan lahan serta meningkatnya aktivitas pertambangan yang berdampak pada lingkungan hidup dan ruang kelola masyarakat di wilayah tersebut.

Pelatihan pertama berfokus pada pemantauan perubahan penggunaan dan tutupan lahan melalui pemanfaatan platform Mapbiomas Indonesia. Peserta dibekali keterampilan untuk mengakses dan menganalisis data spasial perubahan tutupan lahan secara periodik, mengidentifikasi tren deforestasi dan konversi lahan, serta mengaitkan temuan data dengan kondisi dan kebijakan di tingkat lokal. Pendekatan ini mendorong penggunaan data berbasis sains sebagai dasar pemantauan dan advokasi lingkungan.
Pelatihan kedua membahas pemantauan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) sektor pertambanganmelalui pemanfaatan data terbuka (Open Source Intelligence/OSINT) dan Responsible Mining Index (RMI). Dalam sesi ini, peserta mempelajari cara menelusuri dan memverifikasi informasi dari berbagai sumber terbuka untuk menilai risiko, dampak, serta komitmen perusahaan pertambangan terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Sebanyak 22 peserta mengikuti rangkaian pelatihan ini, terdiri dari 11 perempuan dan 11 laki-laki, yang mewakili 10 organisasi masyarakat sipil (CSO) di Sulawesi Tenggara. Melalui pelatihan ini, Auriga Nusantara berharap dapat memperkuat peran masyarakat sipil lokal dalam pemantauan independen, mendorong transparansi dan akuntabilitas sektor berbasis lahan dan ekstraktif, serta mendukung pengelolaan sumber daya alam yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.