LAPORAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DI DUNIA, TERMASUK ORANG UTAN DI INDONESIA
Perubahan Iklim dan Spesies
Apa arti perubahan iklim bagi satwa paling terkenal di muka bumi?
10 studi kasus. Laporan yang dedikasikan untuk Earth Hour dan WWF-Internasional.
Penulis: Dr Tammie Matson
BERUANG KUTUB:
- 42% kehilangan habitat dan hilangnya dua pertiga populasi sejak pertengahan abad ke-21
- Total kepunahan dalam 75 tahun
PENYU LAUT:
- Rasio jenis kelamin yang tidak seimbang
- Meningkatnya tingkat kegagalan penetasan telur
- Hilangnya sumber makanan dan lokasi berkembang biak
ELANG LAUT:
- Meningkatnya kemungkinan terkena serangan dari spesies yang suka melakukan invasi
- Berkurangnya lokasi bertelur
- Meningkatnya kematian hatchling seketika
PAUS DAN LUMBA-LUMBA:
- Hilangnya 14% habitat es-laut sejak tahun 1970
- Secara virtual, tidak ada es-laut Arktik bermusim panas pada tahun 2040
- Hilangnya sumber makanan untuk spesies yang terancam punah secara kritis
PINGUIN:
- Hilangnya populasi koloni pinguin Adelaide Antartika sebanyak 75%
- Berkurangnya populasi beberapa koloni sampai dengan 66% sejak tahun 1983
- Meningkatnya kelangkaan sumber makanan dan lokasi berkembang biak
KANGGURU:
- Hilangnya habitat untuk beberapa spesies sampai dengan 89%
- Meningkatnya kemungkinan terkena serangan dari bukan predator alami
KORAL PEMBENTUK KARANG:
- 16% dari koral dunia mati pada tahun 1998
- Kematian koral secara massal akan terjadi secara rutin pada 2060
- 80% dari koral dunia akan mati dalam hitungan dekade
ORANG UTAN:
- Tingkat kematian yang lebih tinggi dari meningkatnya keparahan pembakaran hutan
- Berkurangnya habitat dan sumber makanan
Laporan lengkap bisa diakses di www.wwf.or.id/climate