BROSUR "UPAYA MITIGASI KONFLIK MANUSIA DAN GAJAH"
Mengurangi konflik manusia dan gajah (KMG) harus bermula dari akar masalahnya yaitu menghentikan perubahan fungsi hutan alam, untuk itu perlu komitmen kuat dari pemerintah dan stakeholder terkait. WWF-Indonesia Program Riau bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Riau telah berupaya mengurangi KMG di lapangan khususnya di Tesso Nilo dengan menerapkan beberapa teknik, salah satunya dikenal dengan nama ""Flying Squad.""
Flying Squad adalah satu tim yang terdiri beberapa ekor gajah terlatih dan pelatihnya atau dikenal dengan istilah mahout yang dilengkapi dengan beberapa peralatan. Tim ini berfungsi untuk mengusir gajah-gajah liar yang memasuki areal pertanian masyarakat kembali ke habitatnya. Dalam brosur ini akan dijelaskan lebih lanjut lagi mengenai tim Flying Squad tim WWF-BKSDA Riau. Brosur ini juga mengupas mengenai beberapa peralatan Tim Flying Squad yang diadopsi dari teknik-teknik tradisional yang dapat digunakan untuk memperkecil Konflik Manusia dan Gajah (KMG), seperti meriam paralon dan bahan penghasil asap.