NADINE CHANDRAWINATA DAN DUA BERSAUDARA KATON-NUGIE JELAJAHI HEART OF BORNEO
Siaran Pers Untuk disiarkan setelah 9 November 2008, 14:00 WIB
Malinau (09/11) - Tiga supporter Kehormatan WWF-Indonesia, Nadine Chandrawinata, Katon Bagaskara dan Nugie menjejakkan kaki di Bumi Etam Kalimantan Timur dan mengunjungi kawasan Heart of Borneo pada tanggal 7-10 November 2008. Kunjungan ketiga pendukung WWF-Indonesia ini dalam rangka Festival Irau dan Pemilihan Duta Lingkungan dan Duta Konservasi Kabupaten Malinau.
Pada hari Jumat (07/11) Nadine dan Katon mengunjungi Hutan Lindung Mangrove di Tarakan. Hutan lindung ini selain sebagai tempat pelestarian ekosistem juga merupakan tempat wisata pendidikan sekaligus pusat informasi mengenai ekosistem mangrove. Keduanya sempat berdialog seputar kepedulian pada lingkungan hidup dengan Duta Lingkungan Kota Tarakan, siswa-siswa sekolah menengah dan pemuda pecinta lingkungan yang mengunjungi hutan mangrove tersebut.
Sementara, hari Sabtu (08/11) di Malinau, ada dua agenda menarik festival Irau yang diikuti oleh Supporter WWF-Indonesia ini yaitu Nekebun Lalau, atraksi budaya suku Dayak Punan serta atraksi Ncaut dan Nyangka, dari suku Dayak Berusu. Kedua agenda tersebut merupakan bagian dari sekitar 120-an aktivitas/stan pengisi yang dipersiapkan oleh Pemda Malinau dalam rangka festival rakyat tiap dua tahun ini. Sementara agenda sore harinya adalah Pemilihan Duta Lingkungan dan Duta Konservasi, yang dipandu oleh Nadine, Nugie dan Katon.
Pada hari Minggu (09/11), Nugie dan Nadine berkunjung ke zona penyangga Taman Nasional Kayan Mentarang, yaitu Kuala Sungai Mentarang / Sungai Tubu. Dalam satu hari berpetualang, mereka juga mengunjungi pemukiman suku Dayak Punan dan Dayak Lundayeh serta bertemu dengan masyarakat Mentarang Baru untuk sosialisasi konsep pengelolaan Zona Penyangga Taman Nasional oleh Balai Taman Nasional Kayan Mentarang dan WWF-Indonesia.
Menurut Direktur Eksekutif WWF-Indonesia, Mubariq Ahmad, pemilihan Duta Lingkungan dan Duta Konservasi Kabupaten Malinau ini penting dalam membantu Pemda Malinau membangun kepedulian masyarakat untuk setia menjaga dan melestarikan lingkungan. Melalui Supporter WWF-Indonesia kita juga akan mendukung tumbuhnya dan terpeliharanya kesadaran dan tindakan nyata cinta lingkungan terutama di kalangan muda.
Mewakili kedua rekannya, Katon yang baru saja bergabung menjadi Supporter WWF-Indonesia ini menyatakan, Sebagai Supporter WWF-Indonesia, kami memanfaatkan pengalaman kami selama berada di Jantung Borneo ini untuk membantu WWF-Indonesia menyebarluaskan kepedulian terhadap Borneo dan pentingnya publik mendukung misi konservasi WWF-Indonesia di Borneo dan di wilayah-wilayah lainnya.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Nancy Ariaini,
Heart of Borneo Communications Officer,
email: nariaini@wwf.or.id,
HP: +62-811529538
Nazla Mariza,
Marketing Communications Officer, WWF-Indonesia Membership Division,
email: nmariza@wwf.or.id,
HP: +62-81808192081
Catatan untuk Redaksi:
- Festival Irau/Erau di Malinau dilaksanakan pada 4 hingga 13 November 2008 sebagai kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Malinau yang ke-9. Pada Pesta Budaya Irau, masyarakat dari berbagai kecamatan dan suku menampilkan atraksi budaya yang menjadi ciri-ciri khas daerah dan atau suku tersebut.
- Heart of Borneo adalah sebuah inisiatif yang dirancang sebagai program pemanfaatan berkelanjutan dan konservasi yang bertujuan mempertahankan keberlanjutan manfaat salah satu hutan terbaik yang masih tersisa di Borneo bagi kesejahteraan generasi sekarang dan mendatang. Cakupan wilayah kerja Heart of Borneo membentang pada rangkaian dataran tinggi Borneo yang terhubung secara langsung dengan dataran rendah di bawahnya. Wilayah kerja ini melintasi wilayah Brunei Darussalam, Indonesia dan Malaysia. Di Indonesia, kawasan Heart of Borneo mencakup 3 provinsi yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Kabupaten Malinau termasuk di dalam kawasan Heart of Borneo.
- Tentang WWF-Indonesia WWF adalah organisasi konservasi global yang mandiri dan didirikan pada tahun 1961 di Swiss, dengan hampir 5 juta supporter dan memiliki jaringan yang aktif di lebih dari 100 negara dan di Indonesia bergiat di lebih dari 25 wilayah kerja lapangan dan 17 provinsi. Misi WWF-Indonesia adalah menyelamatkan keanekaragaman hayati dan mengurangi dampak ekologis aktivitas manusia melalui: Mempromosikan etika konservasi yang kuat, kesadartahuan dan upaya-upaya konservasi di kalangan masyarakat Indonesia; Memfasilitasi upaya multi-pihak untuk perlindungan keanekaragaman hayati dan proses-proses ekologis pada skala ekoregion; Melakukan advokasi kebijakan, hukum dan penegakkan hukum yang mendukung konservasi, dan; Menggalakkan konservasi untuk kesejahteraan manusia, melalui pemanfaatan sumberdaya alam secara berkelanjutan. Selebihnya tentang WWF-Indonesia, silakan kunjungi website utama organisasi ini di http://www.panda.org/; situs lokal di http://www.wwf.or.id/ dan situs keanggotaan WWF-Indonesia di http://www.supporterwwf.org/.
- WWF-Indonesia di Kalimantan Timur: Saat ini WWF-Indonesia membantu Departemen Kehutanan membantu pengembangan kapasitas pengelolaan Taman Nasional Kayan Mentarang dalam rangka kerjasama pemerintah Republik Indonesia dan Republik Federal Jerman-GTZ. WWF-Indonesia juga mendukung program bersama tiga negara: Jantung Kalimantan atau the Heart of Borneo di mana peran Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu pemilik hutan paru-paru dunia diakui keberadaannya secara luas. Pada bulan Mei 2008 lalu, WWF-Indonesia meresmikan kerjasama dengan Pemerintah Kota Tarakan untuk rehabilitasi hutan mangrove, serta dengan Pemerintah Kabupaten Malinau untuk pengelolaan sumber daya alam lestari. WWF-Indonesia juga berkerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat dan swasta untuk menerapkan prinsip-prinsip kelestarian dalam pengelolaan kebun Kelapa Sawit.
- Supporter WWF adalah komunitas pendukung yang dibentuk WWF untuk melibatkan masyarakat demi mendukung visi dan misi WWF dalam upaya konservasi. Program ini merupakan bagian dari upaya penyadartahuan publik terhadap isu lingkungan sekaligus supaya penggalangan dana demi kesinambungan kerja konservasi. Saat ini jumlah Supporter WWF di Indonesia sekitar 15.000 orang.
- Supporter Kehormatan WWF adalah figur publik yang diangkat secara khusus oleh WWFIndonesia untuk menjadi Supporter WWF dengan periode waktu satu tahun karena komitmennya dalam membantu upaya konservasi yang dilakukan WWF-Indonesia. Supporter Kehormatan umumnya memberikan dukungan melalui kegiatan publik maupun kampanye WWF yang bantuannya bersifat sukarela. Supporter Kehormatan berasal dari beragam profesi seperti musisi, pemain film, pengarang, model dan presenter.
-- Selesai --