PERESMIAN NAMA TESSO
Gajah betina Flying Squad mengalungkan rangkaian bunga kepada Wakil Gubernur Riau. Photo by Evy
Nama Tesso mulai sekarang telah resmi diberikan kepada bayi gajah Flying Squad lewat suatu acara peresmian nama yang dilaksanakan tanggal 1 Maret 2008. Wakil Gubernur Riau yang juga duduk sebagai Pembina pada Tim Penanggulangan Konflik Manusia Satwa Liar Provinsi Riau secara resmi meresmikan nama Tesso kepada seekor bayi gajah yang lahir bulan November lalu.
Sekitar jam sebelas kurang sepuluh menit, Wakil Gubernur Riau tiba di Camp Flying Squad di dalam Taman Nasional Tesso Nilo. Empat ekor gajah Flying Squad telah bersiap-siap menyambut kedatangan Wakil Gubernur tersebut di gerbang camp. Ria, salah seekor gajah betina Flying Squad kemudian maju ke depan membawa karangan bungan untuk kemudian dikalungkan kepada Wakil Gubernur sebagai tanda penyambutan.
Wakil Gubernur dan sekitar 80 undangan kemudian menuju tenda yang telah disiapkan. Disini kegiatan dibuka dengan pidato selamat datang dari Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Hayani Suprahman. Kepala Balai TNTN menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan hari itu yang dilaksanakan bekerjasama dengan WWF yaitu mempromosikan Flying Squad (Tim Pengusir Gajah Liar) sebagai salah satu teknik untuk menangani konflik manusia-satwa liar yang telah terbukti efektif untuk mengurangi dampak konflik tersebut di Taman Nasional Tesso Nilo. Kegiatan ini juga digunakan untuk meresmikan nama Tesso kepada bayi gajah Flying Squad yang lahir pada 16 November 2007 lalu dan merayakan ulang tahun pertama Nella yang lahir pada Februari tahun lalu. Lewat kegiatan ini, Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo juga meminta kerjasama pihak terkait untuk implementasi penanganan efektif konflik-manusia satwa liar di taman nasional tersebut dan juga meminta dukungannya untuk mendukung upaya-upaya dalam melindungi taman nasional tersebut.
Pada pidatonya, Wakil Gubernur Riau menyambut baik kelahiran dua ekor anak gajah Flying Squad tersebut. Ia mengatakan sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan kita harus saling menyayangi termasuk kepada satwa liar. Ia lebih jauh menyatakan bahwa ia tidak dapat memungkiri bahwa hutan-hutan di Riau sebagai habitat satwa tersebut mengalami ancaman degradasi serius. Ini menjadi suatu tantangan bagi pemerintah untuk menanganinya. Konflik manusia-satwa liar di Riau merupakan salah satu dampak dari semakin menyempitnya habitat mereka oleh karena itu ia berharap bahwa Tim Penanggulangan Konflik Manusia-Satwa Liar Provinsi Riau yang baru saja dibentuk dapat menjalankan tugasnya seperti yang diharapkan.
Wakil Gubernur Riau memberi makan Ria, gajah Flying Squad
Sessi diskusi adalah acara selanjutnya. Beberapa peserta mempertanyakan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan perambahan di Tesso Nilo, tumpang tindih perizinan di dalam taman, tidak jelasnya batas taman nasional tersebut di lapangan, dan lain-lain. Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Riau meminta pemegang otoritas Taman Nasional Tesso Nilo untuk lebih aktif untuk menangani permasalahan yang dihadapi dilapangan. Wakil Gubernur berjanji dia akan mengkoordinasikan beberapa permasalahan tersebut dengan instansi terkait untuk mendapatkan jalan keluar.
Setelah selesai dengan disksusi yang berlangsung hampir satu jam tersebut, Wakil Gubernur Riau diundang untuk memberi makan Ria, induk Tesso berupa tumpeng pakan gajah sebagai tanda peresmian nama Tesso. Wakil Gubernur memotong tumpeng pakan gajah yang dibawa oleh dua orang polisi hutan dan memberikan potongan pertama ke Ria. Lisa, induk Nella mendapat giliran berikutnya untuk diberi makan oleh wakil Gubernur sebagai tanda selamatan atas ulang tahun yang pertama anaknya. Kemudian beberapa undangan bergantian memberikan makanan tumpeng pakan gajah tersebut kepada keempat gajah Flying Squad tersebut. Sementara itu, Nella dan Tesso sibuk hilir mudik di dekat kaki induknya dan kadang-kadang mencoba menyusu dari induknya.
Wakil Gubernur dan undangan lainnya kelihatan begitu antusias mendengar penjelasan tentang kehidupan gajah-gajah Flying Squad terutama cerita tentang Lisa dan Ria yang melahirkan Nella dan Tesso. Hari itu seolah merupakan hari gajah karena gajah-gajah Flying Squad telah menarikan perhatian para undangan.