Kembali

© Administrator

Administrator



WWF-Indonesia Impact Stories 2018

Posted on 18 June 2019
Author by WWF-Indonesia

Sepanjang 2013 hingga 2018, WWF melanjutkan dan memperluas upayanya untuk membangun masa depan di mana manusia hidup selaras dengan alam.

Meningkatkan interaksi manusia dengan alam adalah perjalanan yang tidak akan pernah berakhir, dengan banyak pencapaian penting yang harus diakui di sepanjang prosesnya. Selama lima tahun terakhir, WWF menghimpun beberapa kisah penting yang mencakup perlindungan satwa liar, praktik-praktik dengan asas berkelanjutan, masyarakat adat, dan konsumsi yang bertanggung jawab. Kisah-kisah sukses ini termasuk juga di dalamnya tentang perlindungan Harimau dan Badak Jawa, upaya kami memerangi konsumsi sirip hiu, penerapan sertifikasi produk kehutanan, pembentukan koridor yang menghubungkan zona penyangga Taman Nasional Betung Kerihun, mengkatalisasi keputusan Unit Pengelolaan Hutan Konservasi Rimbang Baling, penetapan Kawasan Konservasi Laut baru di Bentang Laut Sunda Banda (Sunda Banda Seascape) dan pemetaan ruang vital untuk Bentang Laut Papua dan Sunda Banda. WWF juga meluncurkan kampanye konsumsi inovatif bernama “Beli Yang Baik” dan berkontribusi pada perluasan gerakan Earth Hour.

Bergabunglah bersama kami dalam perjalanan ini dengan membaca kisah-kisah luar biasa ini. Kami bertekad untuk membuat dampak besar dan mampu membalikkan tren yang saat ini mengancam alam kita, tetapi perjalanan seperti ini hanya mungkin dilakukan dengan kerja bersama.

Together possible!


Cerita Terkini

WWF-Indonesia dan FWD Life dalam Merestorasi Lahan di Indonesia

FWD Life mendorong nasabah untuk memilih e-Policy serta turut mendukung para pegiat konservasi di Kalimantan &...

Panda Mobile Ajak Siswa TK Domba Kecil Mengenal & Melindungi Spesies P

Oleh: Akbar Apriansyah (Volunteer Panda Mobile)Pada Kamis (08/10), Panda Mobile WWF-Indonesia mengu...

Memperkuat Kapasitas Nelayan Purse Seine melalui Pelatihan BMP Alat Ta

Lebih dari 40 persen tangkapan tuna global tahunan ditangkap menggunakan rumpon. Cara ini dianggap efisien untuk p...

Get the latest conservation news with email