Kembali

© Administrator

Administrator



Setahun Berkiprah, KSU Sampah Komodo Bebaskan Labuan Bajo dari 54,8 Ton Sampah Plastik

Posted on 06 November 2018
Author by

Oleh: Kusnanto (Biodiversity Monitoring and Plastic Free Ocean, WWF-Indonesia)

 

Studi Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh WWF-Indonesia pada tahun 2017 memperkirakan terdapat 112,4 m3/hari atau sekitar 12,8 ton/hari sampah yang dihasilkan di Labuan Bajo dan di Taman Nasional Komodo terdapat 12,18 m3/hari atau sekitar 0,65 ton/hari.


Kabar gembiranya, salah satu solusi yang telah diinisiasi untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di Labuan Bajo adalah dengan didirikannya Koperasi Serba Usaha (KSU) Sampah Komodo. KSU ini menjadi percontohan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diinisiasi masyarakat Labuan Bajo. KSU Sampah Komodo beralamat di Desa Batu Cermin, Labuan Bajo.

 

Dengan dukungan dan pendampingan dari WWF-Indonesia, masyarakat mendapatkan edukasi pengelolaan sampah melalui kampanye 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sekaligus mempraktikkan pengelolaan sampah.

 

Pada 5 November 2018, KSU Sampah Komodo melakukan pengiriman sampah keluar Labuan Bajo sebesar 10,8 ton sampah plastik.

 

Sampah yang sudah dalam bentuk cacahan plastik tersebut dikirim memakai truk ke Bali lalu dikirim ke Surabaya, Jawa Timur. Di sana, sampah plastik didaur ulang menjadi bahan baku plastik, yaitu berupa “pelet” plastik.


Cerita Terkini

Human Resources Information System (HRIS) Assistant

If you care about the environment and want to contribute to conservation efforts in Indonesia, this is the opportu...

Alor Awali Pendataan Sampah Pesisir Melalui Jejaring Citizen Science

Oleh: Ratih Permitha S (Plastic Free Ocean Program Assistant), Alexandra Maheswari Waskita (Marine Tourism Officer...

Konsumen Minta Ramah Lingkungan, Perusahaan Udang Implementasi FIP

Kabupaten Sorong Selatan dikenal sebagai salah satu daerah yang merupakan penghasil udang terbesar di Provinsi Pap...

Get the latest conservation news with email