Kembali

© Aaron Gekoski / WWF-US

.



RFP: Studi Identifikasi Pelaku Usaha Kunci (Key actor) Perdagangan dan Pemetaan Rantai Pasok di Kalimantan Tengah

Posted on 14 July 2021
Author by Yayasan WWF Indonesia

Yayasan WWF Indonesia akan melakukan studi análisis untuk memahami arus perdagangan sawit dari provinsi Kalimantan Tengah ke negara pengimpor, serta melakukan identifikasi tentang pemain kunci yang memperdagangkan dan membeli sawit.

Kebutuhan untuk Konsultan ini adalah badan atau lembaga, diharapkan dapat mengumpulkan data sekunder dari hasil perdagangan, statistik ekspor dan impor serta data industri lainnya untuk menghitung alur perdagangan sawit. 

Kriterianya sebagai berikut : 

⦿ Memiliki pendidikan dan pengetahuan yang relevan

⦿ Memiliki pengalaman serupa dibidang análisis dan Supply chain (memiliki pengalaman dengan NGO nilai Plus)

⦿ Memahami dan memiliki konsen terkait sektor/bidang kelapa sawit–peraturan dan perdagangan, skema sertifikasi dan alur perdagangan internasional

⦿ Pengalaman dalam menyusun, mengelola, dan menganalisis kumpulan data yang kompleks, khususnya terkait dengan pemodelan arus perdagangan komoditas pertanian.

⦿ Memiliki kemampuan bekerja secara team dan mandiri, serta dapat berkomitmen dengan tenggat waktu yang ketat, dan dapat melakukan penyesuaian pada kondisi tertentu.

⦿ Proposal yang dikirimkan tidak lebih dari 6 lembar, dengan menjelaskan:

  1. Overview 
  2. Outline dan deskripsi untuk laporan
  3. Ringkasan metodelogi dan tahapan studi termasuk sumber data
  4. Komposisi team
  5. Budget kegiatan
  6. Timeline dan workplan

Jika berminat mengikuti tender ini silahkan memasukkan proposal penawaran melalui email: [email protected] dengan subjek Tender Pemetaan maksimal 20 Juli 2021 pukul 12.00 WIB. Term of Reference dapat diakses melalui https://drive.google.com/file/d/1m7I3ya644hvo_4mKPoGHoRseB3tXLmsa/view?usp=sharing. Kandidat yang masuk kriteria akan kami undang untuk pemaparan proposal.



Cerita Terkini

Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Penyangga Ujung Kulon “Masyara

Desa-desa yang berada di wilayah penyangga Taman Nasional Ujung Kulon memiliki peranan yang sangat penting dalam u...

FORMADAT mengajak para petualang di seluruh dunia untuk ikut Eco Chall

Forum Masyarakat Adat Dataran Tinggi Borneo (FORMADAT) kembali menggelar Heart of Borneo Highlands Eco Challenge ...

Manisnya Madu ‘Odeng’ Ujung Kulon

‘Odeng’ adalah panggilan sayang masyarakat Ujung Kulon untuk lebah jenis Apis Dorsata, jenis lebah penghasil m...

Get the latest conservation news with email