Kembali

© WWF-Indonesia

Micro Hydro Solusi Energi Terbarukan Berkelanjutan untuk Kabupaten Pesisir Barat



Micro Hydro Solusi Energi Terbarukan Berkelanjutan untuk Kabupaten Pesisir Barat

Posted by Administrator on 09 June 2020
Author by Hijrah Nasir

Dari rumpun pepohonan di pinggir sungai yang cukup tinggi, kami bisa mendengar suara air terjun. Kami berjalan mendekat ke sungai tempat lokasi pemasangan micro hydro yang selama 3 tahun ini membantu penerangan masyarakat desa Sukabanjar yang berada di Kabupaten Pesisir Barat Lampung itu. Kami harus mengendarai motor sekitar setengah jam dari jalan desa terakhir dan melanjutkan perjalanan dengan menelusuri perbukitan. Udara yang masih sejuk dan alami menjadi hadiah perjalanan kami pagi itu.

Sepuluh micro hydro terpasang dan membantu menerangi 185 rumah dengan kapasitas 500 kW di desa itu. Ketiadaan sumber listrik dari PLN di desa itu membuat masyarakat sangat bergantung pada energi alternatif terbarukan, khususnya micro hydro dan panel surya. Desa Sukabanjar merupakan salah satu desa yang berbatasan dengan TNBBS, Hutan Lindung, dan Hutan Produksi Terbatas. Menurut masyarakat, jejak harimau masih sering ditemukan di wilayah ini. Sementara gajah sudah jarang ditemui. Salah satu warga bahkan menceritakan bahwa di tahun 1994, kawanan gajah sering mendatangi pemukiman masyarakat. Namun selama dekade terakhir, tak satupun gajah yang mendatangi pemukiman atau kebun mereka lagi. Praktek perkebunan kelapa sawit di lahan warga juga dianggap telah mempengaruhi habitat gajah.


Cerita Terkini

Kemitraan Konservasi untuk Pembangunan Berkelanjutan di Desa dan Laut

Kemitraan Konservasi untuk Pembangunan yang Berkelanjutan di Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, juga di Ke...

Membangun Peradaban Melalui Pendidikan

Pendidikan  menjadi  salah  satu  komponen  dasar  ataupun  fokus  pada&nb...

innisfree bersama WWF-Indonesia Tanam 6,000 Pohon di Daerah Tangkapan

Jakarta, 8 November 2018 – innisfree, brand kecantikan alami asal Pulau Jeju, Korea Selatan bersama WWF-Indones...

Get the latest conservation news with email