Kembali

© Yayasan WWF Indonesia / Tsanaya Devany

.



Merayakan Hari Cinta Puspa Satwa Nasional melalui Gameday

Posted on 17 November 2021
Author by Youth and Education Team

Setiap tahunnya, dirayakan Hari Cinta Puspa Satwa Nasional (HCPSN) yang jatuh pada 5 November 2021. Perayaan yang dilaksanakan guna meningkatkan rasa bangga dan upaya konservasi keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia tentunya dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari seminar, workshop, serta diskusi. Komunitas Earth Hour Indonesia dan Marine Buddies tentunya merayakan HCPSN 2021 dengan caranya tersendiri, yaitu Game Day, dimana peserta yang hadir diharapkan mampu mengetahui berbagai flora dan fauna yang dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia melalui permainan.

Dilaksanakan pada akhir pekan pada Sabtu, 6 November 2021 lalu melalui Zoom, perayaan HCPSN 2021 diikuti oleh peserta dari berbagai kota, mulai dari Aceh hingga Papua. Dalam kegiatan partisipatif ini, permainan terbagi menjadi 3 level, yaitu Cerdas Cermat pada Level 1, Welcome to my HCPSN Talk! pada Level 2, dan Tebak Gambar pada Level 3. Dalam perlombaan Level 1, peserta harus menebak jawaban yang tepat dari berbagai pertanyaan terkait keanekaragaman hayati lokal. Pertarungan dalam sesi di ruang utama Zoom cukup sengit, karena peserta diharuskan untuk mengingat-ingat dan menebak fakta terkait berbagai keanekaragaman hayati, seperti contohnya apakah betul Puspa Langka merupakan sebutan lain dari Anggrek Bulan hingga apa saja hasil hutan yang digunakan untuk anyaman selain bambu. Dari puluhan peserta, hanya 3 peserta yang berhasil mendapatkan “tabungan” skor. Setelah Level 1 berakhir, fasilitator dari Medan, Tangerang, Palu, Bali, dan Jayapura yang merupakan anggota Earth Hour Indonesia dan Marine Buddies membagikan ceritanya terkait keragaman hayati yang ada di daerahnya masing-masing.

Gambar: Proses pelaksanaan HCPSN Gameday

Permainan dilanjut ke Level 2 dengan permainan berjudul "Welcome to my HCPSN Talk!", dimana peserta dibagi ke dalam breakout room dan mempresentasikan sebuah materi mengenai keanekaragaman hayati kelompoknya selayaknya ilmuwan dan praktisi lapangan dengan fakta-fakta yang harus mereka temukan terkait flora dan faunanya, topiknya mulai dari Harimau Sumatera, tumbuhan Majegau, Burung Maleo, Buah Merah, hingga Pesut Mahakam. Masing-masing kelompok berhasil mempresentasikan hasil risetnya dengan cara yang unik selayaknya peneliti, namun kelompok Tumbuhan Majegau membawa seluruh peserta HCPSN Game Day ke hutan dengan presentasinya yang ditemani dengan suara air terjun, kicauan burung, dan juga hasil penelitian yang apik dengan memberikan imajinasi berbagai indera, mulai dari penciuman hingga perasa.

Pada level terakhir, permainan berupa Tebak Gambar, dimana peserta dalam kelompok harus melawan anggotanya sendiri. Dalam permainan ini, setiap kelompok dibekali puluhan gambar yang harus ditebak dengan clue yang tidak ada kaitannya dengan flora maupun fauna yang ditebak. Meskipun begitu, ketika peserta berhasil menebak puspa dan satwa yang diberikan, mereka disuguhkan beberapa fakta menarik terkait jawabannya. Salah satu contohnya adalah Komodo yang ternyata merupakan reptil terbesar dan hanya dapat ditemukan di Indonesia.

Melalui kegiatan yang interaktif dan partisipatif seperti HCPSN Game Day ini, diharapkan peserta mampu mengetahui hal-hal baru terkait keanekaragaman hayati dengan cara yang menyenangkan dan tentunya akan selalu diingat.


Cerita Terkini

Diskusi Konservasi Alam Sekitar Kita: Rumput Laut sebagai Penyerap Kar

Saat isu perubahan iklim semakin meningkat, informasi tentang karbon biru (blue carbon) kian diminati terutama bag...

Buku Pelestarian Satwa Untuk Keseimbangan Ekosistem

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas pemeluk agama Islam terbanyak di dunia. Berdasarkan data yang dilansir...

Pelatihan Pengelolaan KKP di Koon

Cuaca yang cukup terik dan udara panas menghinggapi langit Petuanan Adat Kataloka pada hari itu. Terlihat sekelomp...

Get the latest conservation news with email