Kembali

© Administrator

Administrator



Kompetisi Instalasi Seni dari Sampah Plastik

Posted by Administrator on 04 March 2019
Author by

Sekitar 1,3 juta ton sampah plastik mengalir ke lautan Indonesia setiap tahunnya, mengotori lingkungan dan meningkatkan resiko kerusakan ekosistem. Tapi, kita bisa menguranginya! Kita bisa terhubung kembali dengan bumi sebagai tempat tinggal bersama bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Kita bisa menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

WWF-Indonesia bersama Komunitas Earth Hour Bali bersama TrashStock, bersama mitra media Balebengong dan IDN Times, menantang anak muda di Provinsi Bali untuk dapat berpartisipasi dalam kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai melalui instalasi seni dari sampah plastik.

Cara Pendaftaran

  1. Unduh Form Registrasi Peserta di halaman ini
  2. Kirimkan Form Registrasi (Lengkap dengan tanda tangan) beserta deskripsi karya yang akan diusulkan ke email [email protected].

Alur Kompetisi

  1. Batas Pendaftaran Karya Melalui Email: 15 Maret 2019
  2. Presentasi Hasil Karya: 28 Maret 2019
  3. Pameran dan Pengumuman Pemenang: 30 Maret 2019 dalam Kegiatan Switch Off Earth Hour 2019.

Syarat dan Ketentuan

  1. Peserta kategori umum se-Bali.
  2. Kompetisi tidak dikenakan biaya pendaftaran (Gratis).
  3. Tema kompetisi adalah “Mencegah Polusi Sampah Plastik ke Lingkungan”. Karya merupakan media kampanye yang mencakup hal-hal untuk mencegah maupun mengurangi timbulan sampah plastik ke lingkungan.
  4. Karya harus terbuat dari sampah atau barang bekas (bukan barang baru) yang didominasi oleh material plastik. Sampah atau barang bekas yang digunakan harus dibersihkan sebelum digunakan dalam pembuatan karya.
  5. Karya tidak diperbolehkan menggunakan bahan yang mengandung logam berat atau limbah B3 seperti plastik bekas infus atau obat, bekas tinta, bekas spet suntik, cardtridge dan kaleng cat.
  6. Peserta dapat perseorangan ataupun kelompok dengan anggota maksimal 3 (tiga) orang per kelompok.
  7. Ukuran maksimal instalasi adalah 2 x 1 meter. Jika, lebih kecil dari ukuran tersebut masih diperbolehkan.
  8. Instalasi yang dibuat harus berisikan alas atau penopang agar dapat diletakkan secara mandiri dan mudah dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lainnya (Portable)
  9. Panitia hanya menyediakan tempat untuk pameran / showcase karya.
  10. Setiap karya yang diikutsertakan merupakan hasil karya sendiri (orisinalitas), belum pernah diikutkan dalam lomba sejenis, dan belum pernah memenangkan lomba.
  11. Setiap karya yang diikutsertakan dalam kompetisi akan menjadi hak panitia yang dapat dipergunakan untuk keperluan panitia dengan tetap mencantumkan hak cipta dari peserta
  12. Karya tidak mengandung unsur SARA, pornografi, dan Isu-isu politik/konflik provokasi lingkungan.
  13. Kriteria kompetisi antara lain adalah:
  1. Bahan baku yang digunakan.
  2. Karya yang ditampilkan.
  3. Kreativitas yang ditampilkan.
  4. Kesesuaian karya dengan tema kompetisi.
  5. Manfaat dan nilai dalam kehidupan.
  6. Display atau tampilan karya.
  7. Pesan dari karya tersebut.
  1. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta sebelum, selama, maupun sesudah penjurian apabila peserta terbukti melakukan kecurangan.
  2. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
Kriteria Penilaian
 
Panitia akan melakukan kriteria penilaian sebagai berikut :
  1. Kreativitas karya yang ditampilkan
  2. Bahan yang digunakan
  3. Pesan yang terkandung dalam karya
  4. Kesesuaian karya dengan tema kompetisi, dan:
  5. Keaslian karya/orisinalitas karya

Kategori Pemenang

  1. Best Design
  2. Best Materials
  3. Best Content Messages 

Hadiah

Pemenang untuk setiap kategori pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa uang tunai, merchandise, dan sertifikat. Terlebih, karyamu akan menginspirasi publik lebih luas untuk merenungi kembali plastik sekali pakai yang digunakan.

Informasi

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Ratih (Plastic Free Ocean Program, WWF-Indonesia) melalui nomor  0812-3855-0134

Cerita Terkini

Menanam Bibit Asli Hutan Tesso Nilo, Menyelamatkan Habitat Gajah

Taman Nasional Tesso Nilo adalah kawasan hutan dataran rendah berlokasi di Provinsi Riau, Indonesia dan merupakan...

Pertemuan Perdana Volunteer Panda Mobile Angkatan 2019

Pada Sabtu (07/09) lalu, WWF-Indonesia mengundang 41 relawan baru untuk menghadiri pertemuan perdana volunteer Pan...

Belajar ESD di Tengah Dinginnya Sarongge

Sembilan kota, berbagai komunitas bertemu di satu tempat dengan membawa satu visi yang sama. Saung Sarongge, Kabup...

Get the latest conservation news with email