Kembali

© Yayasan WWF Indonesia

.



Blue Tales: Talk with Signing Blues "Produk Jasa Wisata Berkelanjutan, Pilihan Konsumen Bijak"

Posted on 07 June 2021
Author by Ratih Permitha Syury

Mengakhiri jam istirahat siangnya di hari Jumat, Kirana memilih untuk mempersiapkan kepergiannya bersama keluarganya di akhir pekan. Kirana adalah seorang traveler yang sudah mulai rindu perjalanan dan aktivitasnya di luar ruang. Ia paham betul dengan protokol kesehatan yang harus diikuti dan dipatuhi ketika ia akan mulai melakukan perjalanan. Saat ia bersiap untuk memulai mencari informasi secara daring, ia diingatkan oleh unggahan dan notifikasi bahwa tepat hari itu 20 April 2021, adalah Hari Konsumen Nasional. Kirana semakin yakin untuk memilih produk dan jasa wisata yang baik untuk menjadi wisatawan dan konsumen yang bijak. Sambil asik menyempatkan membuka social media, ia menemukan informasi kegiatan Beli Yang Baik Sustainable Consumption and Production Expo yang diselenggarakan oleh Yayasan WWF Indonesia. Tak lama, Kirana langsung membuat akun dan menyusuri event tersebut secara virtual. Belum sempat Kirana mengakses tenant untuk dikunjungi, ia langsung tertarik pada diskusi awal hari itu, “Blue Tales: “Produk Jasa Wisata Berkelanjutan, Pilihan Konsumen Bijak”.

Beli Yang Baik SCP Expo ini bertepatan diselenggarakan di tanggal 20 April 2021, sebagai rangkaian acara dalam menyambut Hari Konsumen Nasional. Tidak hanya exhibition serta promosi jasa dan produk saja, melainkan rangkaian kegiatannya disusun secara apik dengan berbagai sesi diskusi panel yang juga diadakan setiap harinya hingga tanggal 24 April 2021. Mengawali rangkaian kegiatan tersebut, Signing Blue memiliki kesempatan untuk mengisi sesi diskusi ini. Serial Perdana Blue Tales (Talk with Blues) resmi diluncurkan sebagai wadah untuk saling menyapa, berbagi dan memberikan informasi terkait aktivitas dan program yang dilakukan oleh anggota Signing Blue atau Blues (Sapaan untuk Anggota Signing Blue).

Blue Tales ini dipandu langsung oleh Adam Puddi Ludy (Intern Responsible Marine Tourism, Yayasan WWF Indonesia) selama 60 Menit dengan Tema Blue Tales “Produk Jasa Wisata Berkelanjutan, Pilihan Konsumen Bijak”. Ketiga pembicara telah siap dikenalkan oleh Adam sebagai moderator dalam sesi tersebut untuk menyampaikan program dan praktik terbaik dan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh masing-masing penyedia jasa wisata tersebut.

Dr. I Putu Gede Panca Wiadnyana selaku General Manager Area Bali-Lombok, Blue Bird Group menjadi pembicara pertama yang menyampaikan programnya. Penyampaiannya diawali dengan bagaimana Blue Bird memulai komitmennya untuk menjadi penyedia jasa yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, dengan membangun komunikasi dan komitmen bersama Signing Blue. Hal ini diawali dengan menghitung produksi sampah plastik yang dihasilkan sebagai langkah awal untuk mengetahui pengurangan sampah plastik yang dilakukan dengan 3 aktivitas yaitu dengan eliminasi, substitusi, maupun penegakan dan pengelolaannya secara administratif. Tidak hanya dalam pengurangan sampah plastik saja. Blue Bird juga berkomitmen untuk menyusun kegiatan dan rencana aksi yang akan dilakukan bersama dengan Signing Blue. Berbagai rangkaian program telah dilakukan, salah satunya dengan inovasi electric car, mobil tanpa knalpot (electric vehicle) yang unitnya telah tersedia.

Blue Bird sebagai penyedia jasa transportasi dan sebagai jasa pendukung pariwisata tentunya tidak luput dari berbagai protokol kesehatan yang harus dipenuhi selama pandemi, “Hygiene is the new currency, sebagai salah satu pilar Blue Bird dalam menghadapi pandemi selain Low Touch dan Sistem Tracking yang telah kami perbaharui,” ucap Dr. Panca selaku GM Area Blue Bird Bali Lombok. Seluruh pengemudi dan staf pun kini telah divaksinasi 100%.

Tidak selesai sampai disitu saja, diskusi dilanjutkan oleh Frans X. Suhardi selaku manajer dari Dive Komodo. Ia menyampaikan kegiatan dan program Dive Komodo yang secara langsung berkaitan dengan ekosistem laut. Sebagai Trip Operator diving, Dive Komodo bergabung dengan Signing Blue sebagai Blue Allies sejak tahun 2017 dan mengalami peningkatan Starfish (hasil penilaian sertifikasi Signing Blue) hingga dinilai kembali berdasarkan kriteria Signing Blue pada tahun 2020. Dive Komodo melakukan berbagai kegiatan konservasi yang mengajak para wisatawan untuk melihat keindahan alam bawah laut dengan turut menjaga biotanya. Edukasi yang diberikan kepada wisatawan ini menjadi penting untuk keberlanjutan ekosistem bahwa laut, “Saat membawa tamu wisatawan, edukasi dan penegakan aturan ini harus tegas supaya ekosistem laut kita terjaga dan tidak rusak karena ulah kita itu sendiri” sambut Pak Frans menyelesaikan sesinya.

Berlanjut ke pemateri terakhir, Yulia Maria selaku Director of Marketing Communication, Artotel Group menyampaikan berbagai program dan aksi lingkungan yang dilakukan oleh Artotel Group. Mulai dari program Artotel Earth yang telah dilakukan beberapa waktu lalu untuk mendukung program konservasi lingkungan maupun dengan rangkaian program lainnya. Hingga kini, dua properti milik Artotel Group yaitu Artotel Sanur dan Artotel Haniman Ubud telah melalui proses penilaiandan telah bergabung dalam Blue Allies. “Ya, saat ini 2 properti kami telah tergabung menjadi anggota Signing Blue, Yayasan WWF Indonesia. Semoga properti Artotel Group lainnya bisa kami lanjutkan untuk segera melakukan Assesment dan bergabung dalam Signing Blue,” ungkap Yulia menjawab pertanyaan dari Adam Puddi selaku moderator.

Tidak terasa, diskusi pun diakhiri dengan tanggapan, pertanyaaan, dan saran dari peserta yang hadir. Seiring menjawab pertanyaan dari para peserta, panitia telah menyiapkan merchandise menarik untuk dua penanya terbaik. Setelah 60 menit berlalu, sekitar 85 peserta hadir dalam Blue Tales perdana kali ini. Adam selaku moderator pun menutup diskusinya dengan sebuah harapan “Semoga diskusi kali ini dapat mengajak seluruh masyarakat menjadi konsumen yang bijak dalam memilih produk dan jasa wisata yang berkelanjutan,” tutup Adam.

Sampai di akhir diskusi, Kirana mendapat informasi detail kemana ia sebaiknya akan pergi akhir pekan ini, lalu jasa transportasi apa yang akan digunakan dalam perjalanan untuk tetap mengikuti standar protokol kesehatan. Mungkin ia juga sudah memutuskan dimana ia akan menginap menghabiskan waktu akhir pekannya. Kirana siap berlibur, dan melanjutkan mencari informasi produk apa yang bisa ia siapkan untuk dibawa saat perjalanan nantinya dengan melihat berbagai tenant di kegiatan Beli Yang Baik SCP Expo. Selamat berlibur, Kirana!


Cerita Terkini

Inisiatif multi-pihak untuk mendorong praktik keuangan berkelanjutan d

Singapura, 21 Januari 2019 - Hari ini Asia Sustainable Finance Initiative (ASFI) yang bertujuan untuk mendorong pe...

Perjalanan Khoetiem Dalam Konservasi Orangutan

“Setiap makhluk hidup yang diciptakan memiliki peran dan tugasnya masing-masing, dan semuanya saling terhubung d...

Kangguru Pohon

Terdapat enam spesies Kangguru Pohon yang hidup di Indonesia, di antaranya adalah Kangguru Pohon Ndomea (Dendrola...

Get the latest conservation news with email