TRANSFORMASI BISNIS

Pembangunan ekonomi di Indonesia meningkat 5-6% per tahun dalam satu dekade terakhir, dan pemerintah menetapkan target untuk mempertahankan tren pertumbuhan ini. Pemerintah kemudian mendorong pembangunan infrastruktur, pembangunan sektor energi, pariwisata dan sektor pangan khususnya untuk beberapa komoditas unggulan baik untuk ekspor maupun untuk konsumsi dalam negeri.

Sektor bisnis kemudian menyambut baik target yang ambisius ini, namun tidak bisa diabaikan risiko yang akan diterima oleh sumber daya alam dan fungsi-fungsi ekologi yang kita miliki, juga biaya sosial yang mungkin timbul sebagai dampaknya. Penting bagi kami untuk mendampingi sektor bisnis dan mentransformasi praktik-praktiknya agar mengikuti prinsip-prinsip bertanggung jawab dan memenuhi standar tertinggi keberlanjutan, sehingga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

WWF-Indonesia mendorong sektor bisnis untuk menemukan solusi dan kemitraan yang inovatif untuk memperbaiki praktik bisnis mereka menjadi lebih ramah lingkungan, mengikuti standar sertifikasi pihak ketiga untuk sustainability seperti Forest Stewardship Council (FSC), Marine Stewardship Council (MSC), Aquaculture Stewardship Council (ASC) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

WWF secara proaktif mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dalam perencanaan dan implementasi pembangunan dan bisnis, baik oleh pemerintah, sektor swasta maupun kelompok-kelompok masyarakat, terutama pada sektor energi terbarukan, perkebunan sawit, keuangan dan infrastruktur. Di sektor pariwisata, kami membangun kemitraan multi-stakeholder untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan dari tahap pembangunan hingga pengolahan limbah. Kami juga bekerja bersama kelompok masyarakat untuk pelestarian keanekaragaman hayati melalui pemeliharaan pangan lokal.

Dengan bekerja bersama sektor bisnis, kami mendukung pencapaian target nasional untuk penurunan emisi gas rumah kaca dari alih fungsi hutan, sektor energi dan pembangunan infrastruktur dan konstruksi. Tidak ketinggalan pengurangan jejak ekologis dan peningkatan perekonomian dari sektor pariwisata. Secara khusus, WWF juga bekerja untuk menekan laju polusi plastik di laut sejak dari darat.

BERITA & CERITA TERKAIT

Panduan Pengadaan Berkelanjutan

Panduan ini mengupas langkah-langkah praktis yang perusahaan dapat lakukan sehingga menjadi langkah awal yang baik dalam mendukung hal-hal terkait keberlanjutan.

Menjadi Konsumen Cerdas dengan Beli Yang Baik

Mengambil momen Hari Konsumen Nasional pada 20 April dan momen Hari Bumi 22 April, Yayasan WWF Indonesia menyelenggrakan “BELI YANG BAIK SUSTAINABLE CONSUMPTION AND PRODUCTION EXPO”.

Deforestation Fronts Report: Indonesia's Deforestation Rate Trend Will

Laporan Deforestation Fronts: Drivers and Responses in a Changing World menunjukkan hutan dunia berkurang 43 juta hektar (seluas negara bagian California, AS) dalam satu dekade terakhir.

Rethinking Recycling Academy dan Plastic Smart Cities Initiative, Berm

Rethinking Recycling Academy adalah sebuah program capacity building yang diluncurkan oleh McKinsey.org, bermitra dengan Plastic Smart Cities Initiative untuk mentransformasi ekosistem pengolahan sampah di desa Ubung Kaja, Bali, Indonesia.

KUMBANG Earth Hour Indonesia 2019: Mari Jaga Bumi!

Kegiatan KUMBANG (Kumpul Belajar Bareng) Nasional Earth Hour kembali diadakan. Tahun ini, KUMBANG Nasional Earth Hour ke-7 dilaksanakan di Resort Bumi Katulampa Bogor, Jawa Barat pada tanggal 10 - 14 Januari 2019.

#Race4HuluCiliwung

Kawasan Hulu Ciliwung merupakan salah satu ekosistem penyangga kehidupan di mana banyak makhluk hidup, termasuk manusia bergantung padanya. Ayo ikut bersama kami dalam #Race4HuluCiliwung dan ambil bagian dalam upaya melestarikan salah satu ekosistem kunci ini!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email