Sumatera Tengah

Kepulauan

Sumatera

Lokasi Konservasi

Lanskap

Spesies

GAJAH
HARIMAU SUMATERA

Koridor kedua di Pulau Sumatera adalah koridor Rimba – Hulu Kampar, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Pulau Sumatera. Lanskap seluas 4 juta ha ini berlokasi di Provinsi Sumatera Barat, Riau, dan Jambi dan termasuk jajaran pegunungan Bukit Barisan. Area ini merupakan habitat penting bagi Harimau  dan Gajah Sumatera, dan merupakan peluang terbesar bagi kelangsungan populasi Harimau dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, lanskap ini juga sangat penting sebagai area tangkapan air untuk beberapa aliran sungai, seperti Sungai Kampar, Sungai Talik Kuantan, dan Sungai Batang Hari.

Telah terjadi penurunan dramatis luas tutupan hutan dalam lanskap ini, terutama di kawasan ekosistem Tesso Nilo. Hal ini didorong oleh pembukaan hutan untuk kebun Akasia dan kelapa sawit baik oleh perusahaan maupun petani kecil. Lanskap ini memiliki kompleksitas dan skala yang sedemikian rupa sehingga WWF-Indonesia bersama mitra mengembangkan proyek GEF 5 (RIMBA) untuk menyelaraskan kebutuhan konservasi sumber daya dan kebutuhan para pemangku kepentingan. Investasi dari MCAI kemudian mendukung elemen pertama dari pendekatan kemitraan tersebut dan menghasilkan restorasi 40.000 ha lahan gambut dan koridor.

WWF telah memulai upaya inovatif dalam mekanisme konsesi lahan untuk restorasi yang didirikan oleh Pemerintah Indonesia di kawasan ekosistem Bukit Tigapuluh. Model konsesi bisnis tersebut dikenal sebagai PT. Alam Bukit Tigapuluh dan bertujuan untuk memulihkan habitat Harimau, Orangutan, dan Gajah yang telah terdegradasi dengan melibatkan perusahaan swasta dan masyarakat lokal.

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Nelayan Pengguna Kompresor Gale-Gale Jadi Pejuang Laut

Pemahaman Usman pun kian bertambah setelah mengikuti kegiatan Pelatihan Pejuang Laut Proyek USAID SEA di Kota Ambon. Usman mulai memahami tentang pentingnya konservasi perairan.

Perempuan dan Asinnya Laut

"Hidup seng bisa rubah ale keadaan, tapi keadaan bisa rubah ale pung hidop, untuk itu jang pernah menyerah for keadaan," ujar Ida Wama, nelayan perempuan dari Desa Pasanea, Seram Utara.

Semangat Baru Arjun Wama Sebagai Penjaga Laut

Arjun Wama atau yang lebih akrab disapa sebagai Juna adalah seorang nelayan asal Desa Sawai, Kabupaten Maluku Tengah yang juga merupakan anggota dari Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Toha Putih.

Upaya Mengurangi Tangkapan Sampingan, PT. IMPD Lakukan Uji Coba Alat T

PT. IMPD masih terus berupaya melakukan inovasi alat tangkap yang ramah lingkungan untuk mengurangi tertangkapnya biota laut yang dilindungi dan terancam punah di perairan sekaligus bisa mengurangi kebutuhan biaya modal untuk operasional alat tangkap.

Ikan Melimpah, Masyarakat Desa Labuan Memancing di Pesisir Pantai

"Beta sangat senang barang ikan-ikan banyak dekat pantai, jadi katong seng mangael jauh-jauh lae," ujar Amin, warga Desa Labuan.

Luncurkan Situs Kampanye "Save Our Sharks", WWF-Indonesia Ajak Masyara

WWF-Indonesia meluncurkan sosharks.wwf.id sebagai situs kampanye Save Our Sharks (“#SOSharks”) pada Selasa, 12 Mei 2020.

#SOSHUTAN

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan di Indonesia sejak awal bulan Agustus 2019. Hal ini membuat banyak wilayah di Indonesia dilanda kabut asap. Mari bersama kita selamatkan Indonesia dari kebakaran hutan dan lahan dan juga asap!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email