Sumatera Selatan

Kepulauan

Sumatera

Lokasi Konservasi

Lanskap

Spesies

GAJAH
HARIMAU SUMATERA
BADAK

Koridor keempat yang menjadi fokus WWF-Indonesia adalah bentang alam Sumatera Bagian Selatan, yang merupakan situs warisan dunia UNESCO (bersama Gunung Leuser dan Taman Nasional Kerinci Seblat) seluas 1,85 juta ha. Pada lanskap tersebut terdapat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang merupakan suaka margasatwa bagi 10 persen harimau Sumatera yang tersisa di dunia, dan 25 persen dari total populasi Gajah Sumatera yang tersisa. Tak hanya itu, pada lokasi ini juga terdapat 5 individu badak Sumatera yang harus segera diselamatkan. WWF bersama mitra akan membangun dan mengelola zona perlindungan intensif (Intensive Protected Zone/IPZ) seluas 100.000 ha untuk menjamin kelangsungan hidup spesies-spesies tersebut.

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Call for Proposal Consultant to Gain Commitment from Downstream Compan

Through ASPOL project, funded by HSBC, WWF Indonesia aims to gain commitment from downstream companies, including consumer goods manufacturers, retailers, hotels, and restaurants, to source sustainable palm oil for domestic consumers

Kolaborasi untuk Melindungi Hutan dan Keanekaragaman Hayati

Pigeon dan Yayasan WWF Indonesia bermitra bersama untuk mendukung upaya rehabilitasi/restorasi hutan di Nagari Muaro Sungai Lolo, Provinsi Sumatera Barat dan meningkatkan kesadaran akan konservasi hutan.

WWF Indonesia Foundation Announces Management Changes

The WWF Indonesia Foundation Board, Friday 10 September 2021, announced that it has accepted the resignation of Dicky P Simorangkir after one year leading the WWF Indonesia Foundation as Chief Executive Officer (CEO).

Call for proposals: ESIA and ESMF for the Bukit Tigapuluh Landscape, I

WWF International is inviting proposals for a consultancy for the preparation of a Targeted Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) and Environmental and Social Mitigation Framework (ESMF) for the Bukit Tigapuluh Landscape, Indonesia.

Global Tiger Day (29 Juli): Capaian Berbeda-beda di Asia Tenggara Untu

Jumlah harimau liar mengalami penurunan di semua negara yang memiliki harimau di daratan Asia Tenggara. Diperkirakan negara-negara ini memiliki lebih sedikit populasi harimau dibanding tahun 2010, yang dijadikan titik awal target pelipatgandaan populasi di tahun 2022.

KUMBANG Earth Hour Indonesia 2019: Mari Jaga Bumi!

Kegiatan KUMBANG (Kumpul Belajar Bareng) Nasional Earth Hour kembali diadakan. Tahun ini, KUMBANG Nasional Earth Hour ke-7 dilaksanakan di Resort Bumi Katulampa Bogor, Jawa Barat pada tanggal 10 - 14 Januari 2019.

#Race4HuluCiliwung

Kawasan Hulu Ciliwung merupakan salah satu ekosistem penyangga kehidupan di mana banyak makhluk hidup, termasuk manusia bergantung padanya. Ayo ikut bersama kami dalam #Race4HuluCiliwung dan ambil bagian dalam upaya melestarikan salah satu ekosistem kunci ini!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email