Papua Bagian Utara

Kepulauan

Papua

Lokasi Konservasi

Taman Nasional
Lanskap

Spesies

CENDERAWASIH

Lanskap Papua Bagian Utara merepresentasikan ekosistem dataran rendah dan hutan pegunungan di bagian utara pulau Papua. Gunung Cycloop adalah bagian dari lanskap ini, sebuah area seluas 22,500 ha yang dirancang sebagai cagar alam. Cagar alam ini terdiri dari lima tipe ekosistem utama yaitu hutan hujan dataran rendah, hutan pegunungan, hutan sekunder, dan padang rumput. Hutan adat telah didirikan seluas 19,000 ha untuk melindungi Cendrawasih Elok (Macgregoria pulchra) yang merupakan satwa endemik wilayah ini. Pelanggaran batas adalah ancaman terbesar di wilayah ini, dan menjaga hutan (area resapan air) sangatlah penting terkait fungsinya sebagai sumber mata air satu-satunya bagi masyarakat di kota-kota terdekat, dan distrik Jayapura termasuk Danau Sentani.

WWF akan mendorong manajemen hutan berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan mendukung hutan kemasyarakatan, produk hutan non-kayu, kakao organik, dan inisiatif ekowisata di bawah manajemen berbasis masyarakat. 

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Manisnya Madu ‘Odeng’ Ujung Kulon

Madu hutan Ujung Kulon salah satu jenis Hasil Hutan Bukan Kayu yang dapat memberikan manfaat ekonomi-ekologi.

Penilaian Management Effectiveness Tracking Tool (METT) TNBKDS

Kabupaten Kapuas Hulu memiliki keunggulan potensi berupa 2 kawasan taman nasional, dengan karakter berbeda, namun saling melengkapi.

Wisata Sungai yang Menantang dan Eksotik

Bagi masyarakat di Kalimantan, banyaknya sungai tidak hanya mereka manfaatkan sebagai transportasi. Dalam perjalanan ke Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Kutai Barat kami bergabung dan turut menikmati beberapa kegiatan di sungai.

Melihat Konservasi dari Mata Adat Istiadat

Suku Dayak memiliki banyak adat istiadat, budaya dan kearifan lokal. Perjalanan WWF ke wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Kutai Barat menjumpai beberapa kegiatan atau upacara ritual tersebut.

Nasib Pilu Burung Eksotis yang Setia

IUCN menetapkan status Rangkong Gading kini menjadi Kritis, padahal di tahun 2012 spesies ini masih berstatus Hampir Terancam. Hal ini menjadi alarm keras bagi keberadaan spesies burung eksotik ini di Indonesia.

Pilih Pangan Bijak Untuk Keanekaragaman Hayati, Ketahanan Pangan, Kese

Jakarta, 22 Mei 2019 -- Lima lembaga, Hivos, WWF-Indonesia, NTFP-EP, ASPPUK dan AMAN, yang tergabung dalam konsorsium proyek "Local Harvest: Promoting sustainable and equitable consumption and local food systems in Indonesia" meresmikan peluncuran kampanye “Pangan Bijak Nusantara” di Jakarta

Untuk Gajah

Rasa sedih dan prihatin bergejolak dalam diri Chicco Jerikho, Elephant Warrior WWF. Merasa tak bisa tinggal diam melihat kenyataan itu, ia mencari jawaban tentang solusi apa yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan gajah - gajah sumatera di Aceh dan mencegah konflik gajah - manusia.

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email

iv class="col-md-6 align-right">