Papua bagian Selatan

Kepulauan

Papua

Lokasi Konservasi

Lanskap

Spesies

CENDERAWASIH

Lanskap Papua Bagian Selatan, termasuk distrik Merauke, Mappi, dan Boven Digoel seluas sekitar 9.376 juta ha, sedang mengalami ancaman dari pembangunan berskala besar. Dampak pembangunan Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) meluas melampaui Distrik Merauke, sehubungan dengan sebagian besar wilayah sudah lama direncanakan untuk dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI) di Distrik Boven Digoel dan Mappi. Penebangan, pengembangan perkebunan, dan kegiatan agrikultur yang sering dilakukan oleh orang-orang Non-Papua mengancam integritas lanskap secara luas yang karakteristiknya terdiri atas hutan dataran rendah, rawa gambut (termasuk situs Ramsar), mangrove, dan sungai.

Melanjutkan proyek USAID-LESTARI, WWF akan terlibat mengadvokasi praktik pengelolaan terbaik dalam konsensi yang ada, terutama yang berkaitan dengan hak-hak Masyarakat Adat, perencanaan penggunaan lahan, pemetaan masyarakat, dan manajemen sumberdaya berbasis masyarakat. WWF akan mengadvokasi secara aktif pembentukan beberapa area lindung baru di Mappi (perlindungan hidrologi/lahan gambut seluas 501,434 ha, perlindungan sosial-kultural seluas 496,354 ha, dan koridor WABUBI sebagai area ekosistem penting seluas 200,000 ha).

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Biodiversity Utilization for Economic Improvement

Kekayaan budaya hingga berbagai produk dan karya yang lahir dari budaya kita yang kaya, sangatlah erat hubungannya dengan keanekaragaman hayati pada tingkat genetik. Salah satu contoh kecil yang mencerminkan hal tersebut adalah adanya keragaman noken di beberapa wilayah di Papua.

Perjalanan Panjang Rhepang Muaif dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Masy

Hingga kini WWF-Indonesia masih bekerja bersama masyarakat di Rhepang Muaif untuk terus mendorong dan mengembangkan perlestarian alam berbasis masyarakat.

Membangun Generasi Muda Mandiri yang Siap Pakai dan Berwawasan Konserv

Universitas Papua (UNIPA) bersama dengan Yayasan WWF Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama dalam lima tahun kedepan terhitung tanggal 16 April 2021.

KUMBANG Earth Hour Indonesia 2019: Mari Jaga Bumi!

Kegiatan KUMBANG (Kumpul Belajar Bareng) Nasional Earth Hour kembali diadakan. Tahun ini, KUMBANG Nasional Earth Hour ke-7 dilaksanakan di Resort Bumi Katulampa Bogor, Jawa Barat pada tanggal 10 - 14 Januari 2019.

Mengamati Perilaku Burung Cenderawasih di Laboratorium Alam Sejati

Kembali ke hutan, pelestarian dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan membantu menjaga ekosistem hutan, sekolah dan laboratorium (alam) yang sesungguhnya.

#Race4HuluCiliwung

Kawasan Hulu Ciliwung merupakan salah satu ekosistem penyangga kehidupan di mana banyak makhluk hidup, termasuk manusia bergantung padanya. Ayo ikut bersama kami dalam #Race4HuluCiliwung dan ambil bagian dalam upaya melestarikan salah satu ekosistem kunci ini!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email