Lorenz Azmat

Kepulauan

Papua

Lokasi Konservasi

Lanskap

Spesies

CENDERAWASIH

Lanskap Asmat-Lorentz yang merupakan paduan antara upaya WWF di distrik Asmat (2.2 Juta ha) dan Taman Nasional Lorentz, dengan luas total 2.4 juta ha, adalah area lindung terbesar di Asia Tenggara. Lanskap ini menghadapi beberapa ancaman, termasuk alih guna area mangrove, perambahan pada hutan lindung, serta perburuan spesies endemik seperti Kura-Kura Moncong Babi (Carettocchelys insculpta ramsay), Cendrawasih elok (Macgregoria pulchra), Kanguru pohon (Dendrolagus), dan Kura-Kura Leher Ular (Chelodina novaeguineae). Pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan dan jalan lintas provinsi juga meningkatkan dampak negatif bagi keanekaragaman hayati.

WWF akan terus mendorong penggunaan Kajian Lingkungan Strategis untuk memastikan wilayah-wilayah penting dapat terjaga. Pemetaan secara ekstensif sangat penting bagi masyarakat lokal untuk membentuk basis untuk skema manajemen yang kolaboratif di dalam lanskap. Melanjutkan program USAID-LESTARI yang mengedepankan pengelolaan kolaboratif, forum multi pihak dan praktik pengelolaan terbaik, WWF akan terus bekerja bersama otoritas taman nasional untuk perlindungan 270,000 ha wilayah mangrove dan meningkatkan efektivitas manajemen menggunakan Management Effectiveness Tracking Tool (METT).

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Call for Proposal Consultant to Gain Commitment from Downstream Compan

Through ASPOL project, funded by HSBC, WWF Indonesia aims to gain commitment from downstream companies, including consumer goods manufacturers, retailers, hotels, and restaurants, to source sustainable palm oil for domestic consumers

Kolaborasi untuk Melindungi Hutan dan Keanekaragaman Hayati

Pigeon dan Yayasan WWF Indonesia bermitra bersama untuk mendukung upaya rehabilitasi/restorasi hutan di Nagari Muaro Sungai Lolo, Provinsi Sumatera Barat dan meningkatkan kesadaran akan konservasi hutan.

WWF Indonesia Foundation Announces Management Changes

The WWF Indonesia Foundation Board, Friday 10 September 2021, announced that it has accepted the resignation of Dicky P Simorangkir after one year leading the WWF Indonesia Foundation as Chief Executive Officer (CEO).

A Story from the Last Village in Jayapura Regency

Novilla Aru yang lebih akrab dipanggil Amo sebutan ibu dalam bahasa Nabire adalah salah satu dari sejumlah perempuan yang ada di Kampung Sawesuma, kampung di batas Kabupaten Jayapura.

Foto Pilihan: Oktober 2021

Berikut adalah foto-foto pilihan bulan Oktober 2021!

#Race4HuluCiliwung

Kawasan Hulu Ciliwung merupakan salah satu ekosistem penyangga kehidupan di mana banyak makhluk hidup, termasuk manusia bergantung padanya. Ayo ikut bersama kami dalam #Race4HuluCiliwung dan ambil bagian dalam upaya melestarikan salah satu ekosistem kunci ini!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email