Dangkalan Sunda

Kepulauan

Seascape

Lokasi Konservasi

Laut

Spesies

PENYU

Paparan Sunda berada di antara wilayah perairan dangkal terbesar di dunia. Wilayah ini berfungsi sebagai area penting untuk perpindahan dan migrasi berbagai jenis satwa di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Kawasan ekologi ini juga menjadi lahan sumber makanan bagi Penyu Hijau, Penyu Sisik, dan Penyu Belimbing. Kawasan ini juga menjadi koridor migrasi dan koridor migrasi pasca bertelur bagi ketiga jenis Penyu tersebut. Kawasan ini selanjutnya berfungsi sebagai habitat penting bagi berbagai spesies Lumba-Lumba pesisir yang populasinya terus menurun di seluruh Asia. Kawasan ini memiliki sebaran hutan bakau yang signifikan secara regional, dan berbagai jenis burung yang bermigrasi di sepanjang pesisir timur Sumatera menggunakan Paparan Sunda/Laut Jawa sebagai rute migrasi yang penting. Meskipun tidak memiliki keanekaragaman fauna karang, namun kawasan ekologi ini memiliki keanekaragaman yang tinggi pada fauna subtidal.

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Call for Proposal Consultant to Gain Commitment from Downstream Compan

Through ASPOL project, funded by HSBC, WWF Indonesia aims to gain commitment from downstream companies, including consumer goods manufacturers, retailers, hotels, and restaurants, to source sustainable palm oil for domestic consumers

Foto Pilihan: November 2021

Berikut adalah foto-foto pilihan bulan November 2021!

Penandatanganan PKS dengan BRSDMKP: Tingkatkan Pengelolaan Sumber Daya

Kamis, 2 Desember 2021—Yayasan WWF Indonesia melaksanakan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP).

3 Kawasan Konservasi Baru di NTT: Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelan

Proses panjang upaya pelestarian sumber daya pesisir dan laut di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur akhirnya membuahkan hasil. Pada tanggal 21 Oktober 2021

Pelatihan Teknik Penanganan Mamalia Laut Terdampar di Alor, Nusa Tengg

KCDKP Wilayah Kabupaten Alor, bekerja sama dengan Yayasan WWF Indonesia menggelar Pelatihan Teknik Penanganan Mamalia Laut Terdampar pada 16-17 November 2021.

Kolaborasi untuk Melindungi Hutan dan Keanekaragaman Hayati

Pigeon dan Yayasan WWF Indonesia bermitra bersama untuk mendukung upaya rehabilitasi/restorasi hutan di Nagari Muaro Sungai Lolo, Provinsi Sumatera Barat dan meningkatkan kesadaran akan konservasi hutan.

#Race4HuluCiliwung

Kawasan Hulu Ciliwung merupakan salah satu ekosistem penyangga kehidupan di mana banyak makhluk hidup, termasuk manusia bergantung padanya. Ayo ikut bersama kami dalam #Race4HuluCiliwung dan ambil bagian dalam upaya melestarikan salah satu ekosistem kunci ini!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email