Dangkalan Sunda

Kepulauan

Seascape

Lokasi Konservasi

Lanskap
Hutan

Spesies

PENYU

Paparan Sunda berada di antara wilayah perairan dangkal terbesar di dunia. Wilayah ini berfungsi sebagai area penting untuk perpindahan dan migrasi berbagai jenis satwa di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Kawasan ekologi ini juga menjadi lahan sumber makanan bagi Penyu Hijau, Penyu Sisik, dan Penyu Belimbing. Kawasan ini juga menjadi koridor migrasi dan koridor migrasi pasca bertelur bagi ketiga jenis Penyu tersebut. Kawasan ini selanjutnya berfungsi sebagai habitat penting bagi berbagai spesies Lumba-Lumba pesisir yang populasinya terus menurun di seluruh Asia. Kawasan ini memiliki sebaran hutan bakau yang signifikan secara regional, dan berbagai jenis burung yang bermigrasi di sepanjang pesisir timur Sumatera menggunakan Paparan Sunda/Laut Jawa sebagai rute migrasi yang penting. Meskipun tidak memiliki keanekaragaman fauna karang, namun kawasan ekologi ini memiliki keanekaragaman yang tinggi pada fauna subtidal.

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Manisnya Madu ‘Odeng’ Ujung Kulon

Madu hutan Ujung Kulon salah satu jenis Hasil Hutan Bukan Kayu yang dapat memberikan manfaat ekonomi-ekologi.

Penilaian Management Effectiveness Tracking Tool (METT) TNBKDS

Kabupaten Kapuas Hulu memiliki keunggulan potensi berupa 2 kawasan taman nasional, dengan karakter berbeda, namun saling melengkapi.

Wisata Sungai yang Menantang dan Eksotik

Bagi masyarakat di Kalimantan, banyaknya sungai tidak hanya mereka manfaatkan sebagai transportasi. Dalam perjalanan ke Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Kutai Barat kami bergabung dan turut menikmati beberapa kegiatan di sungai.

Melihat Konservasi dari Mata Adat Istiadat

Suku Dayak memiliki banyak adat istiadat, budaya dan kearifan lokal. Perjalanan WWF ke wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Kutai Barat menjumpai beberapa kegiatan atau upacara ritual tersebut.

Nasib Pilu Burung Eksotis yang Setia

IUCN menetapkan status Rangkong Gading kini menjadi Kritis, padahal di tahun 2012 spesies ini masih berstatus Hampir Terancam. Hal ini menjadi alarm keras bagi keberadaan spesies burung eksotik ini di Indonesia.

Pilih Pangan Bijak Untuk Keanekaragaman Hayati, Ketahanan Pangan, Kese

Jakarta, 22 Mei 2019 -- Lima lembaga, Hivos, WWF-Indonesia, NTFP-EP, ASPPUK dan AMAN, yang tergabung dalam konsorsium proyek "Local Harvest: Promoting sustainable and equitable consumption and local food systems in Indonesia" meresmikan peluncuran kampanye “Pangan Bijak Nusantara” di Jakarta

Untuk Gajah

Rasa sedih dan prihatin bergejolak dalam diri Chicco Jerikho, Elephant Warrior WWF. Merasa tak bisa tinggal diam melihat kenyataan itu, ia mencari jawaban tentang solusi apa yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan gajah - gajah sumatera di Aceh dan mencegah konflik gajah - manusia.

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email

iv class="col-md-6 align-right">