Donasi

Saatnya kita berada di garis terdepan untuk melindungi planet kita, bumi kita, menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam  yang berpengaruh terhadap keberlanjutan generasi yang akan datang.

Kami sadar tidak dapat maju sendiri menjawab tantangan kerusakan lingkungan. Upaya konservasi yang kami lakukan tersebut bersifat jangka panjang, berkelanjutan, dan tentu saja membutuhkan dukungan serta bantuan moril dan material dari publik, salah satunya dalam bentuk dukungan dana. 

Bagi individu yang berada dimana saja di Indonesia maupun dibelahan dunia lain yang ingin turut berjuang namun tidak bisa membantu secara fisik dapat membantu dengan cara berdonasi melalui Yayasan WWF Indonesia. 


Sekali Donasi
Nature Warrior - Wildlife

Orangutan, sang pemelihara hutan, adalah satwa asli Indonesia yang hanya ada di hutan Sumatera dan Borneo. Mereka terancam punah akibat perburuan dan hutan yang semakin sempit. Selamatkan mereka dengan menjadi nature guardian sekarang!

Donasi Perbulan
Nature Warrior - Wildlife

Gajah Sumatera merupakan ‘spesies payung’ bagi habitatnya dan mewakili keragaman hayati di dalam ekosistem yang kompleks tempatnya hidup. Perusakan habitat, perburuan dan perdagangan gading, dan konflik dengan manusia membuat populasi gajah sumatera terancam punah. Selamatkan mereka dengan menjadi nature warrior sekarang!

Sekali Donasi
MYBABYTREE

Indonesia adalah pemilik hutan tropis terluas ketiga di dunia. Namun, hampir setengah dari hutan Indonesia sudah terdegradasi. Hijaukan kembali hutan Indonesia dengan tanam pohon sekarang.

Teluk Lamong (Surabaya), Sumber Kima (Buleleng - Bali), Lam Ujung (Aceh) merupakan beberapa lokasi hutan tropis di Indonesia. Penebangan liar, kebakaran hutan dan lahan, kegiatan penambangan dan penebangan yang tidak bertanggung jawab, konversi hutan menjadi perkebunan skala besar dan hutan tanaman industri menjadi penyebab kerusakan hutan di Indonesia. Kerusakan ini mengakibatkan berkurangnya keanekaragaman flora dan fauna, keringnya sumber mata air, juga abrasi.

Kamu juga bisa patungan untuk adopsi pohon melalui program https://kitabisa.com/kpopcalling4planet

Donasi Sekarang!


Sekali Donasi
Flying Vet

I AM Flying Vet (Indonesia Aquatic Megafauna - Flying Vet) merupakan asosiasi Dokter Hewan Megafauna Akuatik Indonesia di bawah naungan Perhimpunan Dokter Indonesia (PDHI) yang mewadahi dokter hewan di seluruh Indonesia. I AM Flying Vet dibentuk sebagai respon terhadap kondisi meningkatnya kejadian megafauna laut terdampar. I AM Flying Vet membantu pemerintah bergerak melakukan upaya penanganan medis secara cepat dan tanggap terhadap megafautik yang berasal dari golongan reptilia (penyu), elasmobranch (hiu dan pari) serta mamalia laut (duyung, paus, dan lumba-lumba) di lokasi kejadian, berupa pertolongan hidup, penanganan penyakit, investigasi kematian, serta meminimalisir dampak negatif kejadian terdampar bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Apa yang dilakukan IAM Flying Vet?

1. Melakukan pengelolaan megafautik aquatik berupa pencegahan kejadian terdampar, penanganan mamalia laut sakit dan/atau terdampar baik hidup ataupun mati, yang terjadi di berbagai wilayah pesisir Indonesia.
2. Melakukan diagnosis, merawat, serta melakukan penyelidikan post-mortem pada megafauna akuatik terutama pada kejadian terdampar. 
3. Mendalami investigasi kematian dan mengungkap penyebab kejadian mamalia terdampar, untuk membuat rekomendasi pengelolaan kejadian mamalia laut terdampar kedepannya.

IAM Flying Vet bermitra dengan siapa saja?
- Dokter hewan yang aktif pada beberapa kejadian mamalia laut terdampar di Indonesia.
- Coral Reef Alliance.
- Yayasan Cetacean Sirenian Indonesia (Cetasi).
- Kementerian Kelautan Perikanan (KKP).
- Klinik Hewan.
- Berbagai instansi seperti BPSPL Denpasar, Balai Budidaya Air Payau Ujung Batee Aceh, Universitas Syah Kuala Banda Aceh, Karantina Pertanian Bangka Belitung dan Papua Barat, Dinas Pertanian dan Peternakan Jember, Universitas Udayana, Universitas Muhamadiyah Pontianak.

Sekali Donasi
Nature Warrior - Ocean

Lestarikan Penyu di Paloh - Kalimantan Barat

"Paloh tercatat sebagai salah satu dari 12 pantai peneluran penyu utama di Indonesia. Paloh juga memiliki keanekaragaman yang tinggi"

Paloh, merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Sambas, memiliki hamparan pantai sepanjang 63 km, dari Tanjung Dato’ di utara (perbatasan Indonesia – Malaysia) hingga pantai Selimpai di ujung selatan. Lokasi ini tercatat sebagai salah satu dari 12 pantai peneluran penyu Utama di Indonesia.

Tercatat ada empat jenis penyu yang berumah di Paloh. Penyu hijau (Chelonia mydas) adalah yang terbanyak. Jumlahnya mencapai 98 persen dari semua penyu yang naik ke Paloh. Selebihnya, adalah Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea).

Tim Monitoring Penyu terdiri dari perwakilan Kelompok Masyarakat Pengawas yang ada di Paloh. Para petugas lapangan tersebut berpatroli di sepanjang Pantai Paloh siang dan malam. Mereka memantau, mencatat, hingga memindahkan sarang penyu yang berada di lokasi rawan terendam air pasang maupun perburuan. Dukungan untuk kemandirian Tim Monitoring Penyu sangat penting untuk kelestarian satwa yang dilindungi tersebut. Sejak Tim Monitoring Penyu bekerja tahun 2011, tingkat kehilangan telur Penyu di Paloh menurun dari 95 persen menjadi hanya 20-30 persen saja. Paloh adalah lokasi peneluran penyu mayor. Setiap tahun, ada 2000 sarang dengan 100 telur penyu di dalam satu lubangnya.

Selain penyu, kecamatan paloh juga memiliki beragam spesies kunci yang berperan penting dalam mempertahankan fungsi ekosistem, seperti Bekantan (Nasalis larvatus), Buaya Muara (Crocodylus porosus), Lumba-lumba punggung bungkuk (Sousa chinensis), Ketam tapak kuda (Tachypleus gigas), dll.

Namun, kekayaan keanekaragaman hayati itu dihadapkan oleh berbagai kendala. Khusus penyu, ancaman utama mereka adalah perburuan telur penyu, penangkapan tidak disengaja (bycatch), sampah pantai, serta pembukaan kawasan hutan pesisir untuk lahan pertanian maupun pemukiman.

Konservasi kawasan pesisir Paloh bertujuan utama untuk melestarikan populasi penyu, melestarikan ekosistem pesisir melalui program restorasi pantai dengan menanam kembali lahan-lahan kosong yang diakibatkan pembukaan lahan secara masif. Restorasi yang dilakukan memanfaatkan tumbuhan lokal pantai paloh, yaitu cemara laut, pandan laut, kamboja laut dan Ketapang. Konservsi kawasan pesisir paloh juga berfungsi untuk meningkatkan ekonomi alternatif bagi masyarakat melalui pengembangan budidaya Madu Kelulut. Adanya peningkatan pendapatan ekonomi melalui madu kelulut berhasil mengalihkan kegiatan perburuan yang dilakukan. Budidaya madu kelulut menjadi penting, tidak hanya tentang pengembangan ekonomi alternatif, namun juga memiliki andil dalam menekan tingkat perburuan terhadap penyu.

Sobat juga bisa berpartisipasi untuk melestarikan penyu di paloh, dengan menjadi Nature Warrior! Lestarikan Satwa Laut, Lestari pula Lautnya!

CARA DONASI:

Klik Tambah ke keranjang di bagian program yang kamu dukung à Kembali ke halaman sebelumnya à Lanjut ke keranjang à Muncul detail nominal donasi à Isi informasi detail dan data diri à Lanjut ke Pembayaran à Halaman payment, pilih salah satu pembayaran dan selesai!

Donasi Perbulan
Nature Warrior - Ocean

Lestarikan Penyu di Paloh - Kalimantan Barat
"Paloh tercatat sebagai salah satu dari 12 pantai peneluran penyu utama di Indonesia. Paloh juga memiliki keanekaragaman yang tinggi"


Paloh, merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Sambas, memiliki hamparan pantai sepanjang 63 km, dari Tanjung Dato’ di utara (perbatasan Indonesia – Malaysia) hingga pantai Selimpai di ujung selatan. Lokasi ini tercatat sebagai salah satu dari 12 pantai peneluran penyu Utama di Indonesia.

Tercatat ada empat jenis penyu yang berumah di Paloh. Penyu hijau (Chelonia mydas) adalah yang terbanyak. Jumlahnya mencapai 98 persen dari semua penyu yang naik ke Paloh. Selebihnya, adalah Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea).

Tim Monitoring Penyu terdiri dari perwakilan Kelompok Masyarakat Pengawas yang ada di Paloh. Para petugas lapangan tersebut berpatroli di sepanjang Pantai Paloh siang dan malam. Mereka memantau, mencatat, hingga memindahkan sarang penyu yang berada di lokasi rawan terendam air pasang maupun perburuan. Dukungan untuk kemandirian Tim Monitoring Penyu sangat penting untuk kelestarian satwa yang dilindungi tersebut. Sejak Tim Monitoring Penyu bekerja tahun 2011, tingkat kehilangan telur Penyu di Paloh menurun dari 95 persen menjadi hanya 20-30 persen saja. Paloh adalah lokasi peneluran penyu mayor. Setiap tahun, ada 2000 sarang dengan 100 telur penyu di dalam satu lubangnya.

Selain penyu, kecamatan paloh juga memiliki beragam spesies kunci yang berperan penting dalam mempertahankan fungsi ekosistem, seperti Bekantan (Nasalis larvatus), Buaya Muara (Crocodylus porosus), Lumba-lumba punggung bungkuk (Sousa chinensis), Ketam tapak kuda (Tachypleus gigas), dll.

Namun, kekayaan keanekaragaman hayati itu dihadapkan oleh berbagai kendala. Khusus penyu, ancaman utama mereka adalah perburuan telur penyu, penangkapan tidak disengaja (bycatch), sampah pantai, serta pembukaan kawasan hutan pesisir untuk lahan pertanian maupun pemukiman.

Konservasi kawasan pesisir Paloh bertujuan utama untuk melestarikan populasi penyu, melestarikan ekosistem pesisir melalui program restorasi pantai dengan menanam kembali lahan-lahan kosong yang diakibatkan pembukaan lahan secara masif. Restorasi yang dilakukan memanfaatkan tumbuhan lokal pantai paloh, yaitu cemara laut, pandan laut, kamboja laut dan Ketapang. Konservsi kawasan pesisir paloh juga berfungsi untuk meningkatkan ekonomi alternatif bagi masyarakat melalui pengembangan budidaya Madu Kelulut. Adanya peningkatan pendapatan ekonomi melalui madu kelulut berhasil mengalihkan kegiatan perburuan yang dilakukan. Budidaya madu kelulut menjadi penting, tidak hanya tentang pengembangan ekonomi alternatif, namun juga memiliki andil dalam menekan tingkat perburuan terhadap penyu.

Sobat juga bisa berpartisipasi untuk melestarikan penyu di paloh, dengan menjadi Nature Warrior! Lestarikan Satwa Laut, Lestari pula Lautnya!


CARA DONASI:

Klik Tambah ke keranjang di bagian program yang kamu dukung à Kembali ke halaman sebelumnya à Lanjut ke keranjang à Muncul detail nominal donasi à Isi informasi detail dan data diri à Lanjut ke Pembayaran à Halaman payment, pilih salah satu pembayaran dan selesai!

Sekali Donasi
MBT ABT

Bukit Tigapuluh menjadi rumah bagi tiga spesies kunci Sumatera, yaitu Gajah, Harimau dan Orangutan. Kawasan konsesi Alam Bukit Tiga Puluh, Kabupaten Tebo, Jambi merupakan kawasan restorasi ekosistem seluas  35.000 hektar. Izin Alam Bukit Tigapuluh adalah untuk restorasi ekosistem pada 2 blok dengan luas total 38.665 hektar di Kabupaten Tebo.


Saat ini ada 2500 pohon yang siap untuk kamu adopsi di sekitar kawasan konsesi Alam Bukit Tiga Puluh di Kabupaten Tebo, Jambi. Beberapa jenis pohon yang ditanam adalah Meranti (Shorea), Durian (Durio zibethinus), Petai (Parkia speciosa), Gaharu (Aquilaria malaccensis), Ulin (Eusideroxylon zwageri), Bidaro (Dimocarpus longan), Kabau (Archidendron microcarpum), Jengkol (Archidendron pauciflorum), Bayur (Pterospermum), Joho (Terminalia bellirica), Kulim (Scorodocarpus borneensis). Pohon-pohon yang ditanam ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan.


Sebagai satu-satunya kawasan hutan dataran rendah yang masih tersisa di Sumatera bagian tengah, Bukit Tigapuluh menjadi kawasan yang penting untuk dijaga kelestarian ekosistemnya. Hutan yang lestari berarti memastikan tersedianya sumber penghidupan secara berkelanjutan, mulai dari air dan udara bersih hingga hasil hutan bukan kayu seperti madu, jernang, rotan dan bamboo; dimana akan menunjang kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar Kawasan hutan.


Sobat dapat mengadopsi pohon-pohon tersebut dengan cara berdonasi mulai dari Rp.150.000 dengan cara menambahkan item donasi ke keranjang atau donasi dengan nominal sukarela melalui scan barcode di bawah ini:

Yuk, adopsi pohonmu dan berdonasi demi masa depan manusia dan alam!

#KPOPCalling

Kawasan Hulu Ciliwung merupakan salah satu ekosistem penyangga kehidupan dimana banyak makhluk hidup, termasuk manusia bergantung padanya. Ayo ikut bersama kami dalam #KPOPCalling dan ambil bagian dalam upaya melestarikan salah satu ekosistem kunci ini!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email